Daftar Sampah Rumah Tangga yang Bisa Diubah Menjadi Kompos

Daftar Sampah Rumah Tangga yang Bisa Diubah Menjadi Kompos - Bahan untuk membuat kompos sebenarnya bertebaran di banyak tempat, baik di dalam maupun di luar rumah.
 
 
 
Sayangnya, sebagian orang mengabaikan bahan-bahan tersebut atau membuangnya begitu saja. Kebanyakan di antara kita sudah paham bahwa daun-daunan merupakan bahan yang bisa dikomposkan.
 
Padahal tidak cuma itu, hampir semua limbah organik bisa disulap menjadi kompos untuk menyuburkan tanah.

Perhatikan di sekitar Anda ketika sedang memasak, membersihkan halaman, makan, atau sedang beraktivitas apa pun.
 
Sebagai panduan, daftar berikut ini akan memberi Anda ide tentang apa saja yang bisa Anda jadikan campuran untuk membuat kompos. Daripada benda-benda ini tercampakkan, membusuk di udara terbuka, dan menimbulkan pencemaran udara, alangkah baiknya Anda memanfaatkannya sebagai bahan kompos.

1. Sampah dari kamar tidur

Kain-kain berbahan katun, termasuk seprai dan sarung bantal tua, pakaian yang tidak dipakai lagi, taplak meja lusuh, dll. Pastikan bahannya 100% katun.
 
 
 
Bilas kain-kain tersebut untuk menghilangkan sisa-sisa deterjen, pewangi cucian, pelembut kain, pengharum kain, dan kandungan kapur barus yang terserap serat-serat kain selama disimpan.

Pakaian berbahan wol murni, termasuk mantel usang, kardigan belel, syal, dll. Karena umumnya hanya bisa dicuci kering (dry clean), pakaian berbahan wol perlu dicuci basah terlebih dulu untuk meluruhkan bahan-bahan kimia yang dipakai dalam proses cuci kering. Gunakan hanya sedikit deterjen lalu bilas berulang kali.

2. Sampah dari dapur, lemari es, dan meja makan
 

  • Komposting
  • Nasi basi
  • Roti basi
  • Pasta matang
  • Buah busuk
  • Sisa-sisa sayuran
  • Keju berjamur
  • Kulit kacang
  • Yogurt basi
  • Sereal basi
  • Kerupuk melempem
  • Ampas bubuk kopi
  • Ampas teh (termasuk teh celup)
  • Ampas parutan kelapa
  • Kue basi
  • Tongkol jagung
  • Bumbu mentah
  • Jus basi
  • Minuman anggur basi
  • Es krim yang meleleh
  • Agar-agar
  • Biskuit melempem
  • Tusuk gigi bekas
  • Piring kertas bekas
  • Remah-remah makanan
  • Selai
  • Tusuk sate bekas
  • Tisu makan bekas

3. Sampah dari kamar mandi
 

  • Tisu wajah bekas pakai
  • Tisu basah yang mudah lapuk (biodegradable)
  • Potongan kuku
  • Kapas bekas yang telah dicuci dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa produk perawatan kulit atau obat
4. Sampah di halaman, taman, dan pekarangan
 
 
  • Patahan ranting-ranting pohon
  • Kulit jagung
  • Potongan rumput
  • Abu api unggun atau sisa-sisa arang
  • Bunga potong
  • Tanaman mati
  • Dedaunan rontok
  • Kotoran hewan

5. Sampah lain
  • Komposting
  • Balon berbahan 100% lateks
  • Karangan bunga
  • Batang korek api
  • Kardus yang disobek-sobek
  • Bulu hewan yang telah rontok
  • Bahan kulit mentah hasil penyamakan
  • Karet gelang
  • Kertas: koran, majalah, surat, tas belanja, dll
  • Tali tampar berbahan rami
  • Sandal jepit karet
  • Ban dalam bekas


Sebagian benda-benda tersebut lebih cepat lapuk daripada yang lain. Proses pelapukan benda-benda yang lebih tebal biasanya memerlukan waktu lebih banyak, jadi lebih baik dikubur langsung di dalam tanah daripada dimasukkan ke dalam tong pengompos.

Pisahkan bahan-bahan plastik dan logam yang menempel, misalnya pada sandal jepit karet, ban dalam, pakaian, dll. Bahan-bahan yang besar sebaiknya dipotong kecil-kecil atau dicacah sebelum ditimbun.

Apa itu Ecobricks dan Bagaimana Cara Membuat Ecobrick Yang Benar ??

Apa itu Ecobricks dan Bagaimana Cara Membuat Ecobrick Yang Benar? Metode Ecobrick berasal dari kata "ecology" yang merujuk pada ekologi dan "brick" yang artinya bata. Lantaran pengertiannya tersebut, ecobrick sering disebut sebagai bata ramah lingkungan.

Cara Membuat Ecobrick Yang Benar


Ecobrick mulanya dicetuskan oleh pria asal Kanada, Russell Maier dan istrinya yang berasal dari Indonesia, Ani Himawati Maier Indonesia. Pasangan suami istri ini sangat menyadari bahaya sampah plastik bagi kesehatan dan dampak buruknya terhadap lingkungan.

Harga Sementara Bank Sampah Terate RW 04 Kalipucang

Berikut kami informasikan Harga Sementara Bank Sampah Terate RW 04 Kalipucang.

Harga Sementara Bank Sampah Terate RW 04 Kalipucang


harga sewaktu-waktu dapat berubah bisa naik/ turun.

Brosur Bank Sampah Terate RW 04 Desa Kalipucang

Brosur Bank Sampah Terate RW 04 Desa Kalipucang.



Mari ajarkan putra putri kita untuk memilah sampah dan menabung agar lingkungan bersih, sehat dan sejahtera masyarakatnya.

Tujuan Bank Sampah Terate RW 04 Kalipucang

Tujuan Bank Sampah Terate RW 04 Kalipucang adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan kesadaran warga khususnya dilingkungan RW 04 Kalipucang akan pentingnya kebersihan lingkungan Dan pemanfaatan peluang.

2. Mengikutsertakan warga dalam usaha mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

3. Mempererat kerjasama dan interaksi antar warga masyarakat khususnya di lingkungan RW 04 Kalipucang.

4. Agar menjadi komunitas pemuda yang kreatif, inovatif, produktif serta perduli terhadap lingkungan sekitar, serta dapat terhindar dari kegiatan-kegiatan yang negative.

5. Agar dapat terciptanya lapangan pekerjaan dalam konteks mengurangi angka pengangguran di wilayah RW 04 Kalipucang

6. Tertanggulanginya masalah limbah lokal dan dapat Mengurangi jumlah sampah yang di angkut ke tempat pambuangan akhir (TPA).

7. Terciptanya produk daur ulang dengan aneka desain yang memiliki nilai jual lebih di masyarakat. Sehingga Sampah yang ada dapat menjadi kerajinan yang bernilai tinggi.